INDONESIA-BLOGGER <kianpintar.blogspot.com></kianpintar.blogspot.com>

Labels

Thursday, 25 February 2016

Cara Cek Lembar Info PTK

Lembar Info PTK atau Lapor Tunjangan Dikdas 

Lembar Info PTK atau Lapor Tunjangan Dikdas (LTD) ialah fasilitas bagi guru/PTK yang disediakan oleh Direktorat P2TK Dikdas untuk membantu guru melakukan pengecekan hasil verifikasi data yang telah dikirim melalui aplikasi Dapodik

Direktorat Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) telah meluncurkan alamat web baru unutk cek Info PT. Kalu dulu disebut dengan Lembar Info Guru atau Lapor Tunjangan Dikdas sekarang namanya INFO GTK. Dengan meng- cek lewat www.info.gtk.kemdikbud.go.id

lembar info ptk.png
Berikut ini ialah langkah-langkah cek data untuk melihat Lembar Info PTK

  1. Buka peramban dan ketik salah satu tautan aktif di bawah ini untuk menuju laman Lembar Info PTK 
Alternatif Link yang lain :
2. Setelah salah satu lama info ptk di atas terbuka, maka untuk masuk ke dalam halaman verifikasi data guru/PTK caranya ialah sebagai berikut ini:
lembar info ptk.png
 a. Masukkan NUPTK sebagai UserID
 b. Masukkan tanggal lahir sebagai password dengan format penulisan YYYYMMDD di mana:

  • YYYY= tahun lahir 4 digit 
  • MM = bulan 2 digit 
  • DD = tanggal lahir 
  • Contoh: 
  • Tanggal lahir 10 januari 1968 maka cara menuliskannya ialah 19680110 
3. Langkah selanjutnya ialah masukkan kode captcha yang berada di bawah password dengan benar.
4. Lakukan klik pada tombol “submit” kemudian silahkan tunggu laman verifikasi data termuat dengan               sempurna
5. Jika masih terdapat ketidaksesuaian data lembar info ptk dengan data asli maka lakukan pengecekan data     di aplikasi dapodik, lakukan perbaikan data dan sync ulang/BSD.

Thursday, 18 February 2016

Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa

Pengertian Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa

Pendidikan adalah suatu usaha yang sadar dan sistematis dalam mengembangkan potensi peserta didik.

Budaya:
Keseluruhan sistem berpikir, nilai, moral, norma, dan keyakinan (belief) manusia yang dihasilkan masyarakat.

Karakter:
Watak, tabiat, akhlak, atau kepribadian seseorang yang  terbentuk dari hasil internalisasi berbagai kebajikan (virtues) yang diyakini dan digunakan sebagai landasan untuk cara pandang, berpikir, bersikap, dan bertindak.
                         
Suatu usaha sadar dan sistematis dalam mengembangkan potensi peserta didik agar mampu melakukan proses internalisasi, menghayati nilai-nilai menjadi kepribadian mereka dalam bergaul di masyarakat, dan mengembangkan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera, serta mengembangkan kehidupan bangsa yang bermartabat. 


Persoalan Budaya dan Karakter Bangsa antara lain :

  • Korupsi
  • Kekerasan
  • Kejahatan seksual
  • Perusakan
  • Perkelahian massa
  • Kehidupan ekonomi yang konsumtif
  • Kehidupn politik yang tidak produktif

Untuk lengkapnya disini dan disini

Tuesday, 16 February 2016

Memahami Perkembangan Peserta Didik

Perkembangan Peserta didik
Untuk dapat memahami perkembangan perkembangan peserta didik, sangat perlu bagi para guru dan dosen sehingga dengan dapat memahami peserta didik akan lebih mudah dalam mendidik siswa.

Pada Dasarnya Potensi Manusia meliputi :

  1.  IQ (Intelegensi Quotien)  kemampuan umum manusia utk dpt memecahkan masalah baru dengan cepat dan benar berdasarkan logika 
  2.  EQ (emotional quotien)  kemampuan manusia utk berperilaku dan menyikapi lingkungan dgn memperhatikan faktor perasaan 
  3. SQ (spiritual quotien)  kemampuan manusia untuk berperilaku dengan didasari oleh norma luhur spt: kejujuran, kesabaran, ketaqwaan, keimanan 
  4. PQ (performance quotien) kemampuan manusia untuk menampilkan dirinya secara proportional
Untuk lebih jelasnya silahkan didownload

Monday, 15 February 2016

Prasyarat Prakerin Siswa SMK Otomotif

Prasyarat Prakerin Siswa SMK Otomotif

Sekolah adalah salah lembaga yang mengkhususkan diri pada dunia pendidikan, yang menyelenggarakan proses belajar mengajar untuk membimbing, membina dan mengembangkan potensi anak didik untuk mencapai tujuan pendidikan. Sebagai masyarakat belajar sekolah  mepunyai karakteristik tersendiri untuk mengembangkan potensi anak didik yang bersifat keilmuan dan ketrampilan.

Munculnya Pendidikan Sistim Ganda dalam dunia pendidikan tidak lepas dari pemikiran tentang Link & Match (Keterkaitan dan Kesepadanan). Berbicara mengenai pendidikan sistim ganda yang berarti didua tempat artinya pendidikan ada yang diajarkan didunia pendidikan (sekolah) dan ada yang diajarakan didunia usaha (Perusahaan).

Dalam Buku Penuntun Pendidikan Sistim Ganda DepDikBud “Pada dasarnya, program PSG dimaksud untuk meningkatkan mutu pendidikan pada SMK, meningkatkan mutu tamatan SMK untuk mencapai Misi SMK”. Mencermati kalimat diatas jelas sekali bahwa Program Pendidikan Sistim Ganda atau kemitraan dengan Dunia Usaha merupakan suatu jalan untuk mencapai meningkatnya mutu lulusan SMK, dengan upaya mengepadankan pembelajaran di dunia pendidikan dengan kebutuhan di dunia usaha( industri) yang dilaksanakan dengan program Praktik Kerja ndustri (Prakerin)

Sampai saat ini Praktek Kerja Industri (Prakerin) hampir semua sekolah mempunyai jadwal yang sama yang jatuh antara oktober s/d maret, sehingga terjadi penumpukan siswa prakerin maka dari itu jumlah siswa yang tertampung juga terbatas mengingat jumlah perusahaan juga terbatas.

Kalau jumlah siswa yang praktek melebihi jumlah mekanik perusahaan bagaimana mungkin dapat memberi bimbingan yang baik belum lagi kemampuan mekanik tidak semua bisa membimbing,  belum lagi pemahaman dan ketrampilan siswa juga berbeda beda yang pada gilirannya dapat menyulitkan semua pihak.

Untuk masuk dalam praktik keahlian produktif tentu harus mengusai ketrampilan dasar terlebih dahulu baru kemudian menjadi pembantu mekanik ahli selanjutnya dapat melakukan sendiri, mengingat bengkel otomotif pekerjaannya bersifat memecahkan masalah yang diperlukan kehlian khusus dan ketrampilan khusus pula terlebih lagi barang yang dikerjakan bukan milik perusahaan tetapi milik pelanggan dalam hal ini perusahaan dituntut dapat menjaga mutu pekerjaan dan purna pekerjaan harus tepat waktu yang dapat memuaskan pelanggan.

Berangkat dari sini maka diharapkan para siswa yang akan  melaksanakan Prakerin sebelumnya wajib dibekali dengan penguasaan materi  Ketrampilan Dasar Umum dan Ketrampilan Dasar Otomotif yang dapat diajarkan dibengkel sekolah.

Pada kenyataan tidak semua sekolah mempunyai fasilitas yang memadai baik sarana dan prasara pendukung praktik siswa belum lagi ketersediaan guru pembimbing yang berkompeten yang berkualitas, demikian pula dengan dunia usaha. Lain kalau dunia usaha yang mempunyai fasilitas pelatihan, dengan waktu prakerin 3 (tiga) maka siswa dapat dibimbing melalui program pelatihan yang disesuaikan dengan program pelatihan yang berlaku didunia usaha yang dibutuhkan oleh siswa yang meliputi pelaran teori terapan, praktik ketrampilan Dasar Otomotif dan Praktik Over Houl System ((melakukan proses bongkar pasang pemeriksaan – perbaikan pada unit Trainning.

Dengan pola yang demikian dapat diambil manfaat bagi bagi siswa, sekolah dan dunia usaha. Manfaat bagi siswa badan sehat, berkembangnya minat dan kecintaan terhadap dunia otomotif terbentuknya pola pikir yang terencana dan kemampuan untuk bekerjasama serta meningkatkan ketrampilan yang sepadan dengan mekanik. Adapun manfaat bagi perusahaan tersedianya tenaga – tenaga terampil yang sesuai dengan kebutuhan didunia usaha/industri sedangkan  untuk sekolah dapat mengikuti perkembangan yang terjadi didunia usaha.

Sebagai calon mekanik yang baik dan bermutu siswa harus menguasai dasar otomotif secara keseluruhan baik pemahaman maupun ketrampilannya, hal ini dapat tercapai jika diberi pelatihan sedangkan tempat pelatihan terbaik adalah disekolah karena disekolah memperoleh kesempatan yang sama sebagai bagian peningkatan mutu sekolah.

Peningkatn ini dapat dicapai melalui kemitraan dengan dunia usaha dan industri, sehingga sekolah dapat mengetahui perkembangan teknologi yang dimanfaatkan dalam dunia usaha/ industri dan apa yang dibutuhkan dalam rangka mendukung perkembangan teknologi serta bagaimana mempersiapkan tenaga pelaksananya.

Kemitraan itu hendaknya dikonsepkan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan utama mutu lulusan SMK. Dengan demikian diharapkan sekolah dapat berfungsi sepenuhnya sebagai agen pembelajaran  pendidikan ketrampilan yang representatif.

Disisi yang lain dunia usaha/industri sebagai bentuk kepedulian  pendidikan tetap menjalin kemitraan dengan sekolah, senantiasa memberikan masukan dan bantuan teknik agar mampu melaksanakan pelatihan seutuhnya tetapi tidak dalam bentuk mengambil alih proses pendidikan sekolah.

Dengan menyamakan persepsi antara dunia usaha/industri dan dunia pendidikan hanya satu kepentingan yaitu perkembangan siswa agar dapat berkembang didalam dunia kerja, untuk diharap menjalin kemitraan dalam rangka menjembatani perbedaan yang ada agar dapat terwujud kesamaan Visi dan Misi dalam rangka mempersiapkan masa depan anak bangsa  melalui pendidikan.

Untuk itu Kepada Dunia Usaha/Industri agar tidak alergi terhadap dunia pendidikan dan dunia pendidikan tidak perlu grogi menghadapi dunia usaha/industri satukan langkah hanya dengan menjunjung satu kepentingan yaitu “Demi Masa Depan Anak-Anak Bangsa”

SINERGI PENDIDIKAN SMK DAN DUNIA USAHA

PENTINGNYA SINERGI PENDIDIKAN SMK DENGAN DUNIA  USAHA

                                                                                               
Pengembangan pendidikan menengah kejuruan yang membangun manusia yang berjiwa kreatif, inovatif, sportif dan wirausaha; Dalam mendukung Pengembangan Ekonomi Kreatif (PEK)  yakni pengembangan kegiatan ekonomi berdasarkan pada kreativitas, keterampilan, dan bakat individu untuk menciptakan daya kreasi dan daya cipta individu yang bernilai ekonomis dan berpengaruh pada kesejahteraan masyarakat Indonesia. Untuk menumbuhkan hal tersebut perlu dirumuskan kebijakan pengintergrasian aspek yang menumbuhkan jiwa kreatif, inovatif, sportif dan wirausaha dalam metodologi pendidikan.

Lulusan Pendidikan Kejuruan diharapkan mempunyai  5 elemen kompetensi  yang sesuai kebutuhan Pemangku Kepentingan :
  1.  Kebutuhan masyarakat (societal needs)
  2. Kebutuhan dunia kerja (industrial needs)
  3. Kebutuhan profesional (professional needs)
  4. Kebutuhan generasi masa depan ( vision)
  5. Kebutuhan ilmu pengetahuan (scientific)
Kenyataan dilapangan masih ditemukan  tidak sedikit lulusan smk yang masih belum mendapatkan pekerjaan (menganggur), kalaupun mendapat pekerjaan apa semua mendapatkan pekerjaan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki atau hanya sekian persen yang sesuai dengan kompetensi yang dimiliki siswa. Masalah pengangguran bukan sepenuhnya menjadi tanggung jawab dunia pendidikan semata, tetapi “keberuntungan” (nasib baik) juga menjadi salah satu  faktor disamping kesempatan yang tersedia didunia usaha serta sikap dan dukungan masyarakat terhadap etos kerja.

Pemberdayaan masyarakat dan dunia usaha; Kontribusi dunia usaha dan dunia industri dalam pengembangan pendidikan menengah kejuruan masih rendah. Hal ini diakibatkan karena belum adanya pola kemitraan pendidikan dengan dunia usaha dan dunia industri, serta organisasi masyarakat. Sementara itu, pendidikan tidak dapat berdiri sendiri lepas dari keterkaitannya dengan dunia usaha dan dunia industri, baik proses pendidikannya, pendidiknya, dan maupun peserta didiknya.

Berbicara kemitraan dunia dunia usahadan dunia pendidikan sebenarnya selama ini sudah berlangsung, tetapi hasil yang didapat belumlah sesuai yang diharapkan baik oleh siswa maupun oleh dunia usaha mengapa demikian?

Jawabanya 

  1. mungkin disebabkan tidak dirasakannya suatu kebutuhan  atau kepentingan masing – masing pihak, sehingga tidak adanya titik temu kepentingan yang saling menguntungkan kedua belah pihak.
  2. tidak jelasnya apa yang dikehendaki dunia pendidikan mengirim siswa ke dunia industry, sehingga praktek kerja tanpa memperoleh target manfaat seperti yang diharapkan.
  3. belum adanya kata sepakat antara dunia usahadan dunia pendidikan dalam menyikapi lulusan smk “ lulusan siap pakai” menurut siapa ? karena dunia usaha juga beragam yang mempunyai standart masing masing yang berbeda. Lulusan smk “telah disiapkan” kenyataan mutu pendidikan sekolah belumlah sama (beragam)
Barangkat dari sanalah perlu adanya kesepemahaman standar kompetensi siswa dengan komptensi yang dikenhendaki oleh dunia usaha, artinya pelatihan  di dunia pendidikan bisa nyambung dengan pelatihan dunia usaha dengan demikian diharapkan kwalitas sumber daya manusia meningkat.

Dalam hal ini dunia usaha membutuhkan informasi tentang sistim pendidikan dan pembelajaran di sekolah dengan tujuan untuk menentukan tahapan tahapan yang tepat sehingga diperoleh target manfaat bagi siswa, sekolah sekaligus bagi dunia usaha, untuk itu diperlukan  pendekatan dalam rangka mengetahui kebutuhan masing - masing  yang diharapkan  menguntungkan bersama tentunya.

Dari tujuan bersama tersebut sebagai pemersatu kepentingan guna meningkatkan Mutu Pendidikan anak didik kita, diharapkan kedua pihak dapat mewujudkan suatu karya bersama yang berguna bagi sesama.
Berbicara tentang kurikulum, kurikulum SMK masih kurang berorientasi pada pembentukan kreativitas dan kewirausahaan pada anak didik, masih lemahnya pengetahuan ekonomi kreatif antar penyelenggara pendidikan belum lagi sarana prasarana yang mendukung penciptaan insan kreatif dalam rangka pengembangan eknomi kreatif.

Untuk mengatasi hal itu perlu dilakukan beberapa kebijakan yang antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Pembentukan sistem yang mengatur kemitraan sinergis dengan dunia usaha dan dunia industri untuk peningkatan relevansi lulusan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
  2. Optimisasi pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk bidang pendidikan.
  3. Pembentukan sistem yang mengatur kemitraan sinergis dengan organisasi kemasyarakatan.
  4. Membangun mekanisme kemitraan antara Direktorat Pembinaan SMK dan SMK dengan pelaku usaha untuk mengembangkan pendidikan dan pelatihan berkualitas.
  5. Mendorong pihak swasta untuk membangun lembaga pendidikan dan pelatihan khususnya yang terkait dengan kebutuhan SDM.
  6. Pemanfaatan potensi yang ada di masyarakat, dunia usaha dan dunia industri untuk peningkatan kualitas pendidikan.
  7. Optimalisasi utilitas SMK diluar jam belajar mengajar untuk pemberdayaan masyarakat sekitar SMK.

Tuesday, 9 February 2016

Prediksi UN SMA 2016

Prediksi latihan soal SMA terbaru 

Dibawah ini diberikan beberapa contoh Soal Tryout SMA yang dapat digunakan sebagai latihan dalam rangka persiapan ujian nasional semoga bermanfaat :


  1. Kisi - kisi Ujian SMA 2016 disini
  2. Tryout Bahasa Indonesia
  3. Tryout Biologi
  4. Tryout Matematika
  5. Tryout Bahasa Inggris
  6. Tryout Fisika
Inggat Berdoa Belajar Dikerjakan Sukses

Convert Pdf to Ppt Gratis on line

Konversi Pdf ke Powert Point Gratis On-line

Bagaimana cara konversi PDF ke PPT Silakan unggah PDF dengan menarik-dan-menaruhnya atau dengan klik Tombol-Pilih-File.

File akan dikonversi secara online dan Anda dapat mengunduhnya ketika konversi selesai. PDF ke Powerpoint berkualitas terbaik

Konversi PDF ke PPT sangatlah rumit. Untuk menyajikan solusi terbaik bagi Anda, Smallpdf bekerja sama dengan Solid Documents yang menawarkan konversi terbaik yang pernah ada.

Konversi yang cepat dan mudah! Jika PDF Anda berformat presentasi, konversinya seharusnya tak bermasalah. Cobalah dan lihat hasilnya.

Sistem operasi apa pun bisa Konversi PDF ke PPT dapat bekerja di seluruh komputer - sistem operasi yang Anda gunakan bukanlah masalah berarti.

Semua di dalam server Cloud Server kami di dalam Cloud memproses file Anda dan Anda tidak harus menginstal apa pun di komputer Anda. Semuanya gratis, luar biasa bukan?

Keamanan adalah yang utama! Anda peduli akan privasi, begitu pun kami. Itulah mengapa semua file akan dihapus dari server kami satu jam setelah konversi. Silakan cek Kebijakan Privasi kami untuk info detail.

Silahkan link disini